kota jantho
Kota Jantho
Panas terik metahari yang menyelimuti kota ini,
walaupun terkadang terasa dingin jikalau musim hujan, sebagian orang sering
mengeluh dengan keadaan ini, jumlah keluarga yang bermukim di kota ini, saya
taksir 500 keluarga. Atau lebih kurang 3500 jiwa, memang banyak yang mondar-mandir
kesini karna kota ini merupakan pusat kabupaten aceh besar, jadi semua masalah
pemerintahan kab. Aceh besar sering
diadakan di jantho.
Disiang hariketika saya
pulag dari tempat saya menuntut ilmu, saya dan teman-teman asyik duduk di
sebuah warung kecil yang berada disudut kota, ditemani dengan mie instant rebus
ditambah dengan teh botol, sambil berbincang-bincang.
Dan dari jarak yang
berkejauhan saya juga melihat teman-teman cowok yang yang memodifikasikan
motornya, atau juga pergi ke warung internet untuk main gane online, memang
kenyataan nya di jantho banyak terdapat kios-kios maupun toko-toko yang
relative kecil.
Dijantho juga banyak
perkampungan, seperti: kampong barueh, terbeh, trans jalin dsb. Yang didalam
nya itu terdapat banyak ras-ras asing, buktinya aja teman saya ada yang sangat
mirip dengan orag eropa, Chinese dan juga afrika.
Kota jantho sendiri juga
terkenal dengan tempat wisatanya yang beraneka ragam, ada yang memang dibuat
oleh manusia dan ada juga yang dikaruniai oleh allah swt. Seperti sungai trans
jalin yang sangat eksotik jika dipandang, tapi saynag jalan menuju sungai itu
sangat menantang, makanya banyak orang-orang kurang tau tentang keberadaannya.
Kalau kita berwisata kuliner
disana, makanan yang paling terkenal adalah kuah rayeuk/kuah beulangoeng. Karena
kuah tersebut dimasak dikuali yang besar dan rasanya sangat lezat. Bahan dasar
kuah itu adalah daging kambing.
Dijantho banyak
sekolah-sekolah favorik, salah satunya adalah tempat saya bersekolah sekarang
yaitu SMK negeri 1 jantho, yang sudah sangat terkenal di kalangan nasional,
karena selalu membawa nama provinsi aceh pada Lomba Kompetensi Siswa tingkat
nasional di Jurusan peternakan selama tiga tahun berturut-turut.
Komentar
Posting Komentar